Rabu, 18 April 2012

PEMENANG TENDER TELAH DITETAPKAN PASAR AMLAPURA TIMUR SEGERA DIBANGUN

18 / 04 / 2012

PEMENANG TENDER TELAH DITETAPKAN PASAR AMLAPURA TIMUR SEGERA DIBANGUN

Amlapura- Pemenang tender pembangunan Pasar Amlapura Timur yang direncanakan direnovasi menjadi Pasar Tradisional Modern telah ditetapkan, setelah ditetapkannya pemenang tender tersebut sesuai dengan surat penunjukan penyedia barang dan jasa nomor : 027/01/SPPBJ/KPA/Ek tanggal 16 april 2012, yang dimenangkan PT. Pembangunan Perumahan Denpasar.


Menurut Kabag Humas Protokl Setda Kab. Karangasem Ir. I Gede Waskita Suta Dewa, MM, mengatakan, pemindahan pedagang pasar Amlapura Timur ke Pasar Subagan merupakan persyaratan dari rencana dibangunnya Pasar Amlapura Timur menjadi yang permanen dan lebih representatif. Sesuai rencana dan kebutuhan Pasar Amlapura Timur itu sendiri tetap merupakan pasar tradisional namun bernuansa dari segi penataan, kebersihan dan kenyamanan. Hal ini, disebutkan Waskita, untuk menyikapi perkembangan kepariwisataan yang ada di Bali Timur ini, agar dapat menjadi salah satu daya tarik wisata, diamana wisatawan perlu memperoleh menu wisata pilihan seperti wisata pasar yang menyajikan berbagai potensi dan daya tarik tersendiri. Disamping itu, alasan melakukan renovasi adalah mengingat kondisi Pasar Amlapura Timur umurnya sudah tua dan over kapasitas. Pertimbangan tersebut antara lain mendasari Bupati Karangasem I Wayan geredeg, SH berjuang keras di pusat untuk memperoleh anggaran untuk mendanai rehabilitasi sarana perekonomian di Kota Amlapura tersebut, selain memberikan kenyamanan bagi pedagang melakukan transaksi pasar.

Suta Dewa juga menambahkan, Pasar Amlapura Timur nantinya dibuat dengan struktur lantai 3, pada lantai bawah dipergunakan parkir, lantai 2 adalah pertokoan dan los para pedagang, sedangkan lantai 3 dipersiapkan untuk perkembangan ke depan, mengantisipasi perkembangan ekonomi kerakyatan yang dibarengi dengan bertambahnya para pedagang. Para pedagang akan dipastikan nyaman dan aman berdagang di lokasi pasar yang telah terbangun, jauh berbeda dengan kondisi yang ada sekarang. Dari sisi keamanan dan kenyamanan pedagang dan pembeli sama sekali tidak terjamin, terutama jika terjadi bahaya kebakaran, karena kenyamanan tidak mungkin diperoleh para pembeli berjalan disela sela pedagang sudah tidak nyaman, sangat sempit karena dipenuhi oleh barang dagangan.Pemindahan para pedagang Amlapura Timur ke lokasi pasar subagan, merupakan salah satu persyaratan yang diberikan oleh pemerintah pusat, beberapa persyaratan yang lainnya, Pemerintah Kabupaten sudah memiliki DED untuk pasar Amlapura Timur, yang dikerjakan dikerjakan oleh CV. Tri Matra Design ditetapkan dengan nomor 207/27/DED/ek/2011 tertanggal 5 Agustus2011. Demikian pula DED Pusat Seni dan Kerajinan Tradisional dikerjakan oleh CV. Tri Matra Design dengan surat penetapan momor pemenang 027/29/DED/ek/2011 tertanggal 5 Agustus 2011. Pemkab Karangasem juga telah memiliki Perda tentang Pinjaman Daerah yaitu Perda Nomor 26 Tahun 2011 tertanggal 30 Desember 2011. Tahapan setelah tebentuknya Perda adalah dikeluarkannya SK Bupati Nomor 121/Hk//2012 tanggal 17 Februari 2012 tentang penghapusan bangunan Pasar Umum Amlapura Timur Kecamatan Karangasem dari daftar inventaris barang milik Pemkab. Karangasem.

Tahapan selanjutnya, disebutkan Waskita, adalah menetapkan panitia penjualan barang inventaris milik daerah berupa Pasar Umum Amlapura Timur dan Pasa Seni Kerajinan Tradisional Kab Karangasem Tahun Anggaran 2012 dengan SK Bupati Nomor 203/HK/2012 tanggal 16 Maret 2012. Ditambah persyaratan lainnya yakni pemindahan pedagang. Tahapan tahapan ini sudah dilalui dan mendapat dukungan semua pedagang, dalam hal ini Pemkab Karangasem tidak boleh salah prosedur dalam mengerjakan proyek ini. Sementara itu tahapan terpenting yakni tender konstruksi juga sudah dijalankan, dengan hasil pemenangnya yang dituangkan dalam surat penunjukan penyedia barang dan jasa nomor : 027/01/SPPBJ/KPA/Ek tanggal 16 april 2012 adalah PT. Pembangunan Perumahan Denpasar.

Pembangunan sarana Pasar Amlapura Timur bakal dibiayai dari pinjaman pusat yang dilaksanakan pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia. Bahkan pemerintah pusat memberikan apresiasi positif dan acungan jempol kepada Pemkab. Karangasem karena sangat serius mengurus proses administrasinya, daerah lain bahkan ada yang lamanya hingga 2-3 tahun. Untuk itulah diminta kepada para pedagang Karangasem agar senantiasa mendukung penuh usaha pemerintah, jangan memaksakan kehendak dan menciptakan ketidak nyamanan masyarakat yang lain dan tidak terpengaruh oleh para provokator. Direncanakan Bupati I Wayan Geredeg, SH bakal melakukan memberikan penjelasan langsung kepada para pedagang untuk memberikan gambaran sebenarnya tentang perkembangan pembangunan pasar sekaligus mengundang media massa untuk memahami kebijakan yang diambil Pemkab. Karangasem. (hum 1121)

Tidak ada komentar: